Postingan

Master Dahsyot Kebonsari 2, M. Karmudji, M.Pd

Gambar
  Kelas Kolaboratif With Google For education Perempuan paruh baya itu duduk lemas, lunglai pada sebuah bangku taman sekolah yang sudah mulai memudar warnanya karena sering terkena hujan dan panas matahari. Matanya menerawang nun jauh di sana, ke arah kelas yang selama ini menjadi peraduannya. Selama ini ia melampiaskan seluruh hasrat mengajarnya yang selalu menggelora di kelas tersebut. Meskipun di sekitar tempat duduknya berlarian siswa siswi yang sedang menikmati istirahat, pandangan matanya kosong sayu seakan menyimpan sendu yang mendalam. Terlihat mulutnya mengunci rapat dengan mimik wajah yang sedikit meratap. Sebut saja Bu Niki, bu guru yang sedang mengalami kegalauan.  Ya, semenjak mendapatkan pengumuman dari Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, bahwa mulai minggu depan pembelajaan tidak bisa lagi dilaksanakan dengan menggunakan tatap muka seperti biasanya dan harus dialihkan dengan pembelajaran daring berbasis online, maka seolah langit run...

SAGU SAKA

Gambar
Nulis itu Kulak’an Menggelitik bukan? Sebenarnya aku sudah lama mendengar pepatah itu, namun entah mengapa baru pada hari Minggu, 15 Desember 2019 aku merasa terpanggil. Hal tersebut diucapkan oleh Cak Sariban, yang merupakan penulis kenamaan dari ranah pantai utara, Tuban. Sebenarnya, diri ini merasa hina memanggil beliau dengan sebutan Cak, karena dari segi usia, beliau se-usia bapakku, pastinya enggak sopan banget dong. Tapi, tak apalah demi mencoba mengakrabkan diri, walaupun harus sadar diri juga, apalah diri ini yang hanya merupakan butiran debu di tengah samudera luas. Hehehe... Minggu, 15 Desember 2019 aku keluar dari sarangku untuk menyesap ilmu lagi. Hari minggu yang harusnya, kupakai untuk sekedar leyeh-leyeh mencoba melepas penat setelah satu minggu bermain dan bercanda dengan muridku, namun untuk hari Minggu aku meminta izin dari suami dan anak-anakku agar aku terbang keluar dari sarangku. Dan, akhirnya mereka mengijinkanku. Terima kasih untuk suami dan anak-anak...

TEMU PENDIDIK REGIONAL ( TPR ) JATIM 2019

Gambar
TEMU PENDIDIK REGIONAL JATIM 2019 Semua murid, semua guru, slogan itu sudah lama kudengar dan kukenal maknany,  pun  aku sudah tahu dan paham. Namun, aku bertanya-tanya dalam hati kecilku, siapa yang mencetuskan slogan itu, sederhana tapi memiliki makna yang dalam. Jika slogan tersebut ditulis semua tanpa koma akan memiliki makna yang berbeda dengan adanya penambahan tanda koma. Aku lebih senang slogan tersebut tanpa koma. Mengapa demikian? Menurutku, jika tanpa koma maknanya akan lebih wow. Googling sana sini, secara, mau nanya sana sini terlalu lama dan tentu saja, jawaban tak memuaskan yang aku terima. Ternyata, gerakan semua guru semua murid digagas oleh Najeela Shihab, kakak kandung Najwa shihab dan juga putri seorang Kyai kondang dan ternama dengan kecerdasan ddan segudang prestasi yang tak diragukan lagi, Quraish Shihab.  Najeela Shihab mencetuskan slogan ini sejak 2016, sekitar tiga tahun lalu. Slogan ini kemudian dijadikan sebuah Gerakan Semua Murid Semua G...

Katalisator Pendidikan di VCT Batch 5 Jatim

Gambar
Katalisator dapat diartikan sebagai seseorang atau sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa seperti yang tercantum pada KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia). Setiap insan di dunia ini dapat berperan sebagai katalisator dalam sebuah kehidupan. Namun, dalam hal ini kita tak akan berbicara pada konteks katalisator kehidupan. Akan tetapi kita akan berbicara tentang katalisator pendidikan yang akan memberikan peranan yang cukup signifikan dalam dunia pendidikan pada era Revolusi Industri 4.0. Taukah anda, apa itu Revolusi Industri 4.0? Jika belum tau, yukkkk kita mojok mesrah di sudut sekolah sambil diskusi sedikit tentang Revolusi industri 4.0. Ada banyak pendapat tentang Revolusi industri 4.0 karena hal ini didasarkan pada banyaknya perdebatan tentang apakah Revolusi Industri 4.0 merupakan kelanjutan revolusi sebelumnya atau tidak. Namun, dalam hal ini kita tinggalkan perdebatan tentang Revolusi industri 4.0...

VCT

VCT ( VIRTUAL COORDINATOR TRAINING ) Dalam VCT ini pembelajaran dilakukan secara on line atau dengan kata lain secara Virtual. Tak ada pertemuan khusus secara offline atau dengan kata lain kopdar atau kopi darat. Kalaupun ada kopdar atau kopi darat, kami lakukan bersama sama dengan instruktur yang dekat dengan rumah. Yaa..iyalah dekat dengan rumah, karena kami tersebar di seluruh Indonesia, mana mungkin kami yang nota bene berdomisili di Jawa Timur harus datang langsung ke instruktur kami yang ada di ujung Jawa Timur. Jadii....semua komunikasi kami lakukan melalui dunia maya atau on line, tak ada tatap muka secara langsung.  Mengapa bisa seperti itu? Hal tersebut dikarenakan pada pelatihan ini, kami diharapkan menjadi seorang pendidik yang siap menghadapi REVOLUSI PENDIDIKAN 4.0.  Ehhh...sebenarnya dari tadi kita ngobrol ngalor ngidul tentang VCT. Sebenarnya kalian tau enggak, apa itu VCT? Jangan dijawab gini yakk "Tuh....Diatas kan udah ada kepanjangannya, apa...