Katalisator Pendidikan di VCT Batch 5 Jatim
Katalisator dapat
diartikan sebagai seseorang atau sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan
dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa seperti yang
tercantum pada KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia). Setiap insan di dunia ini dapat
berperan sebagai katalisator dalam sebuah kehidupan. Namun, dalam hal ini kita
tak akan berbicara pada konteks katalisator kehidupan. Akan tetapi kita akan
berbicara tentang katalisator pendidikan yang akan memberikan peranan yang
cukup signifikan dalam dunia pendidikan pada era Revolusi Industri 4.0.
Taukah anda, apa itu Revolusi Industri 4.0?
Jika belum tau, yukkkk kita mojok mesrah di sudut sekolah
sambil diskusi sedikit tentang Revolusi industri 4.0.
Ada banyak pendapat tentang Revolusi industri 4.0 karena hal
ini didasarkan pada banyaknya perdebatan tentang apakah Revolusi Industri 4.0
merupakan kelanjutan revolusi sebelumnya atau tidak. Namun, dalam hal ini kita
tinggalkan perdebatan tentang Revolusi industri 4.0. revolusi Industri itu
sendiri dianggap sebagai revolusi digital yang menjembatani manusia dengan
dunia cyber.
Lantas...apa hubungannya antara katalisator pendidikan dengan
revolusi industri 4.0?
Sruput kopinya dulu deh, biar enggak terlalu tegang.
Dalam hal ini, kita berbicara tentang pendidik atau lebih
spesifik lagi kita sebut sebagai guru. Guru merupakan seorang agen perubahan
hendaknya harus siap dan benar benar memposisikan diri sebagai katalisator
pendidikan. seorang guru yang berperan sebagai katalisator pendidikan harusnya
mampu melakukan perubahan mindset,
thinking of way dan action way
secara cepat dan tanggap terhadap perubahan zaman tanpa terjerumus dan
terpengaruh arus negatif perubahan zaman itu sendiri. Guru sebagai garda
terdepan yang dianggap mampu menghadapi arus Revolusi Industri 4.0.
Di era Revolusi Industri 4.0 dunia cyber atau dunia digital
memegang peranan penting. Nah, kita sebagai guru diharapkan dan diharuskan
mampu dan mau menghadapi revolusi ini. Pemanfaatan internet dalam dunia pendidikan
mampu menjadikan pendidikan menjadi lebih inovatif dan menarik bagi siswa.
Sehingga kemampuan pendidik harus lebih ditingkatkan lagi. Pelatihan atau
workshop yang berbasis internet, mau tidak mau harus ditingkatkan.
Peningkatan kompetensi pendidik, dalam hal ini adalah guru
harus ditingkatkan melalui pelatihan atau workshop. Sedangkan keaempatan bagi
guru atau pendidik untuk mengikuti workshop atau pelatihan sesekali terkendala
oleh sesuatu dan lain hal. Solusinya adalah mengikuti pelatihan atau workshop
yang berbasis internet atau on-line.
Salah satu pelatihan yang dapat diikuti adalah dengan
pelatihan atau workshop VCT (Virtual
Coordinator Training). Pelatihan VCT ini secara on-line, sehingga peserta
tidak perlu pontang panting dari tempat kerja ke tempat pelatihan. Hanya
bermodalkan ponsel android ataupun laptop atau PC dan jaringan internet peserta
VCT dapat mengikuti dimanapun, tanpa meninggalkan pekerjaan rumah dan tugas
kedinasan, namun pengembangan kompetensi kompetensi sebagai pendidik terpenuhi.
VCT sudah berjalan mulai Batch 1 sampai dengan batch 4. Batch
4 baru saja berahir pada 30 Juni 2019 dan saat ini telah dibuka pendaftaran VCT
batch 5 hingga 30 Juli 2019. Gabung yukkk di VCT Batch 5, rasakan sensasinya
yang luar biasa dan raih manfaatnya untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia
TETAP BELAJAR
TETAP SEMANGAT
TETAP BERPROSES
BE AMAZING TEACHER

Mantul mbk yuuu
BalasHapus